Tanpa basa basi Jumadi lantas menceritakan maksud dan tujuan mereka ke sana. Lelaki tua mengangguk, ia paham. "Dia sedang bersama kalian. Mungkin kalian tidak menyadarinya. Tapi aku dapat melihatnya dengan sangat jelas," ucap si lelaki tua. "Benarkah?? Seperti apa dia dalam penglihatanmu?" remipoker88 "Tentu dia pemuda yang tampan semasa hidupnya. Tetapi sayang, wajah yang tampan tak menjamin nasib yang bagus. Seseorang telah menghilangkan nyawanya," "Seseorang? Pasti Ubi kan?? Maksudku laki-laku yang pernah bermasalah dengannya," Saat akan menjawab pertanyaan Iman, si lelaki tua itu seperti mengalami kesakitan di bagian dadanya. Beberapa kali ia menghirup dan mengeluarkan udara dari rongga hidungnya. "Maaf, sudah hampir 20 tahun aku mengasingkan diri di sini dan sudah selama itu pula aku tidak pernah lagi berurusan dengan hal-hal seperti ini. Dadaku akan terasa sakit setiap kali mereka berbicara. Suara mereka menusuk sampai ke jantungku, s...